Monday, July 1, 2013

Intip Profile - Annisa Anggraini Si Pecinta Seni

Hallo Creative Deaf, seperti biasa kita punya teman baru yang berbakat yaitu Annisa Anggraini. wanita berjilbab yang akrab disapa Nisa ini sangat mencintai dunia seni seperti melukis , photography , seni bercerita hingga seni dalam berhitung. Hebatnya lagi sekarang ia duduk di bangku kuliah sebagai mahasiswi semester 5 jurusan pendudikan seni rupa di Universitas Negeri Jakarta . mau tau cerita lengkapnya? langsung aja Intip Profile nya yuk!


Bagaimana kisah tunarungu mu?

Saya sebenarnya lahir normal dengan pendengaran juga normal/ bisa mendengar. Waktu saya berusia 1 tahun, saya mendapat demam tinggi sehingga kedua telinga saya mengalami tuli/ tidak bisa mendengar dengan normal lagi atau dikatakan saraf pendengaran saya mati, kadang-kadang bisa hidup lagi. Dari kecil sampai SMP, saya sering diterapis. Saya diterapis karena itu keinginan/ cinta orang tua saya  kepada saya yang tunarungu. 

Pada umur 3 tahun, saya disekolahkan di TK Luar Biasa Santi Rama Tunarungu di Jakarta Pusat selama 5 tahun.  Setelah lulus TKLB, saya bersekolah di SD Luar Biasa Santi Rama Tunarungu di Cipete, Jakarta Selatan selama 5 tahun. Waktu masih bersekolah di SDLB Santi Rama, saya selalu menduduki rangking 1 di kelas selama 5 tahun. Saat saya kelas 6 SDLB, saya pindah ke sekolah umum di SD Tauladan 17 Agustus di Tebet, Jakarta Selatan dan mulai duduk di kelas 4 SD Tauladan 17 Agustus. Selama bersekolah di SD umum, saya mengalami perubahan karena adanya perbedaan antara anak normal dengan diri saya anak tunarungu, tetapi saya dapat mudah beradptasi di lingkungan sekolah baru itu. 


Apa saja Bakat mu?

saya sering mendapat piala-piala kemenangan dari lomba menggambar, mewarnai, dan juara kelas dari tingkat kecamatan sampai ke tingkat provinsi DKI Jakarta. Sejak kecil saya suka menggambar dan mewarnai. Setelah pindah ke SD umum, saya ikut les melukis di sanggar melukis asuhan kak Emir sehingga bakat melukis saya mulai meningkat atau ditajamkan.

waktu bersekolah di SMP, kemampuan berhitung saya meningkat tajam dan berhasil masuk ke rangking 3 besar di kelas. Saya sangat menyukai mata pelajaran matematika, IPA, dan bahasa Inggris. Saya sering ditunjuk sebagai wakil sekolah dalam mengikuti lomba melukis dan olimpiade matematika dan sains dari tingkat kecamatan ke tingkat provinsi DKI Jakarta.

Setelah lulus SMP, saya melanjutkan SMA di SMA Islam Terpadu Al-Madinah di Cibinong, Bogor. Waktu bersekolah di SMA, saya sering mendapat rangking 1 di kelas selama 3 tahun berturut-turut. Selama bersekolah di SMP dan SMA umum, saya sering menyabet banyak prestasi, antara lain Juara melukis, sering ikut olimpiade fisika dan matematika, dan sering mendapat posisi rangking 1 terbaik di kelas saya.  

Siapa Inspirasi mu?


Saya punya mimpi besar sendiri. Saya bercita-cita menjadi pelukis, penulis novel, desain grafis, fotografer, dan lain-lain. Saya memiliki banyak idola ternama yang dijadikan panutan bagi saya dalam melangkah maju trus menggapai mimpi yaitu Einstein, Thomas Alfa Edison, Stephen Hawking, Al – Khwarizmi, BJ. Habibie, Marie Curie, Leonardo da Vinci, Affandi, Kartika Affandi, fotografer Darwis Triadi, penulis novel Andrea Hirata, Helvy Tiana Rosa, Asma Nadia, musisi Tantri dan Chua dari grup band Kotak. Walaupun mimpi besar itu mustahil dicapai, tapi saya selalu pantang menyerah dalam meraih mimpi besar saya itulah mottoku yaitu “Jangan Menyerah Menggapai Cita-Cita Setinggi Langit” serta selalu mengingat semangat, usaha, dan doa.

  Apa mimpi terbesar mu?

Mimpi utama saya adalah ingin dapat membahagiakan orang tua saya, jadi saya selalu melakukan hal-hal terbaik semaksimal dan tidak peduli cacat pendengaran yang aku alami. Saya tidak fokus pada cacat pendengaran (tunarungu) yang aku alami, saya hanya selalu fokus pada kemampuan dan bakat yang saya miliki sehingga saya selalu berprestasi di sekolah dan mampu maju terus untuk meraih kesuksesan untuk diri sendiri dan orang tua saya. Walaupun saya tunarungu tapi saya selalu yakin pada diri sendiri untuk terus maju pantang menyerah. Move on! Alhamdulillahirobbil alamiin. 

Wah bagaimana creative deaf? kisah hidup Nisa yang penuh dengan kegigihan patut di contoh ya :) kita jangan takut untuk berada di lingkungan sosial karena kita semua sama hanya perlu keberanian untuk beradaptasi. tunjukan bahwa tunarungu mampu berprestasi! 

Mau profile mu diliput dan tampil seperti mereka? jadilah inspirasi banyak orang! kirimkan foto, biodata dan cerita inspiratif mu seputar bakat atau prestasi ke tunarungukreatif.community@yahoo.com

mau kenalan dan ngobrol2 bersama nisa? follow twitter nya @nisaanggrainii

No comments:

Post a Comment